Peringati Hari Pahlawan 2022 dengan Launching JJ 2000 dan Maskot FT

Surabaya – Keluarga besar Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, punya tradisi khusus guna memperingati Hari Pahlawan 10 Nopember. Kekhasan yang menjadi Local Wisdom kampus ini setiap tahunnya selalu ada yang baru. Selain upacara bendera dengan memakai baju pahlawan, ada juga sajian teatrikal yang menggambarkan kegigihan para pejuang tempo dulu. Lapangan Semangat PAGI, hari ini Kamis (10/11) sudah dipenuhi mahasiswa, tendik dan dosen sejak pukul 06.30 WIB. Lagu-lagu perjuangan bergema di seantero kawasan kelurahan Dukuh Menanggal sejak pagi tadi.

Menaiki tiga mobil jeep tipe SUV (Sport Utility Vehicle) asal Amerika, pimpinan PPLP PT PGRI dan rektorat menjadi sajian pertama yang sangat berkesan bagi para peserta upacara. Kesan gagah, berwibawa para pimpinan ini melakukan parade mengintari bagian luar lapangan, yang berikutnya menuju panggung undangan. Tidak kalah menariknya parade yang dilakukan keluarga besar Fakultas Teknik. Sekitaran 210 mahasiswa, dosen dan tendik ikut berjalan kaki dengan menggunakan baju khas dari Bali. Barisan pertama dekan dan maskot FT, dilanjutkan dengan barisan bendera yang membawa 7 simbol, yaitu bendera Universitas, Fakultas, Senat Fakultas dan Himpunan Mahasiswa Program Studi. Barisan tiga dan empat ditempati dosen dan mahasiswa, semuanya memakai baju putih dengan penutup kepala yang disebut Udeng Trimurti Bali.

Upacara bendera yang berpedoman dengan Keputusan Menteri Sosial RI Nomor : 222/HUK/2022 tentang Panitia Pusat Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2022 yang dikembangkan dengan pedoman tata laksana upacara Hari Pahlawan 2022, benar-benar diikuti sesuai aturan tersebut. Tema Pahlawanku Teladanku, menjadi simbol dalam peringatan kali ini. Rektor Dr M Subandowo MS membacakan amanat Menteri Sosial yang setebal 6 halaman.

Launching JJ 2000, merupakan momentum yang menjadi pembeda saat upacara tahun ini. JJ 2000, yang dalam amanat rektor dijelaskan bahwa ini adalah makna dari Jangan Jauh 2000, merupakan pesan dari Ketua PPLP PT PGRI Surabaya, bahwa untuk tahun 2023 hingga tahun 2024 dan seterusnya, seluruh elemen Universitas ini harus bekerja keras untuk mewujudkan kembali penerimaan mahasiswa baru sebesar 2000 mahasiswa. “Target 2000 mahasiswa adalah keharusan untuk mewujudkan Adi Buana Jaya, kita seluruh sivitas akademika harus bahu membahu agar bisa mencapai itu semua” terang rektor.

Pelepasan burung merpati sebanyak 16 ekor, menjadi simbol dimulainya semangat pencapaian JJ 2000. Burung merpati dipilih sebagai lambang kesetiaan. Setelah pelepasan burung merpati, Ketua PPLP PT PGRI Surabaya, Bapak Drs H Sutijono MM memberikan benjor simbol JJ 2000, media berukuran 70 x 120 centimeter, yang berjumlah 100 buah tersebut akan menghiasai jalan-jalan di sepanjang kampus ini.

Peluncuran maskot Fakultas Teknik, sebagai implementasi terhadap dukungan JJ 2000. Be-Rank yang merupakan boneka replika dari hewan berang-berang dipilih oleh Fakultas yang memenangi Hibah PKKM dua tahun berturut-turut ini, bukan tanpa alasan. Hewan inilah yang pertama kali sering ditemui saat lahan kampus Dukuh Menanggal ini masih berupa semak belukar. Secara terpisah Dekan Fakultas Teknik Dr Yunia Dwie Nurcahyanie ST MT menjelaskan “Be-Rank, kalo dipenggal-penggal dan diplesetkan bisa dimaknai bahwa kami memiliki keinginan untuk menjadi juara, apapun itu pokonya harus dapat ranking.”

Ibu Yunia juga menambahkan ulasannya bahwa hewan berang-berang,  memiliki karakter cerdas dan suka bergotong-royong untuk membangun sebuah bendungan yang kokoh, ikon tersebut mengambarkan sivitas akademika  yang mampu belajar dan saling bahu membahu  dalam memajukan prestasi akademik dan non akdemik.  Postur tubuh berang- berang yang berotot merupakan wujud yang kuat dan kokoh, sehingga mampu mewakili konsep kekuatan daya saing kompetensi di segala bidang.

Penutupan peringatan Hari Pahlawan ala Kampus Semangat PAGI, dilengkapi dengan atraksi teater dari perwakilan UKM mahasiswa, sekitaran 10 mahasiswa yang semuanya perempuan melakonkan drama mirip Soerabaja Membara, penyobekan bendera merah, putih, biru menjadi aksi terakhir dari drama ini. Rangkaian kegiatan seperti ini menjadi rutinitas setiap tahun di Adi Buana, kampus yang membuktikan memiliki pengikut Sosial Media terbesar di Jawa Timur ini, selalu yakin untuk Bergerak Maju mencapai Kejayaan. (*)

sumber unipasby.ac.id