Peletakan Batu Pertama Celia Kafe

Surabaya – Pembangunan Celia Kafe, hari ini benar-benar diwujudkan dengan peletakan batu pertamanya. Jum’at (1/4) pagi ini, ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai tasyakuran awal dan dilanjutkan peletakan batu pertama oleh Rektor, Ketua PPLP PT PGRI Surabaya dan penanggung jawab program Celia. CELIA Techno Park merupakan pengembangan dari kata ; Collaboration, Experience, Learning, Investment of Adi Buana. Celia merupakan inkubator bisnis, yang terwujud atas inisiatif menumbuhkan jiwa sociopreneurship yang dikelola secara profesional, dengan cara mendorong budaya inovasi, dan pembelajaran berbasis pengalaman serta pengembangan ilmu pengetahuan. CELIA Techno Park diharapkan membentuk kawasan yang dapat dipergunakan sebagai pengembangan sainstek berdasarkan kepentingan bisnis. Pengembangan CELIA Techno Park menekankan pada setiap aspek aktivitas yang dijalankan terkait dengan teaching, research, value, culture dan entrepreneurship yang mengarahkan pada pembentukan entrepreneur university dimana kesemuanya itu dilakukan secara kekeluargaan, kedisiplinan, dan professional yang berkarakter Peduli, Amanah, Gigih dan Inovatif (PAGI).

“Fisik kafe harus segera dibangun, target sebelum dies natalis ke-51 harus terwujud, langkahnya adalah harus eksen dari sekarang” terang penanggung jawab Celia Dr. Siti Istikhoroh, M.Si. Konsep Layanan celia yang serba digital memang sedang dibangun sistemnya, begitupun para pengurus yang ada didalamnya akan membangun jaringan seluas-luasnya, dan menurut Ibu Isti, peletakan batu pertama ini semoga akan diikuti dengan program-program lainnya.

Ketua PPLP PT PGRI Surabaya Bapak Sutijono, menyatakan bahwa “Timing-nya tepat, disaat kampus-kampus lain memiliki fasilitas kafe yang bagus-bagus, kita juga tidak kalah gereget-nya untuk membuat, serta harinya juga jum’at semoga membawa berkah.”

Sketch-nya terlihat bagus, silahkan dikoordinasikan dengan semua stakeholder, terutama dengan koperasi, kantin sehingga mampu dikelola se-efisien mungkin” imbuh Bapak Sutijono.

Rektor Dr. M. Subandowo, MS lebih memberikan saran untuk kontribusi para dosen agar menyukseskan dan berpartisipasi dalam Program Celia ini. “Kita harus bergandengan tangan, jangan berpikir untung rugi dulu, pasti kita untung, karena setiap usaha pasti berorientasi pada laba” terang Bapak Subandowo.

CELIA Techno Park merupakan tempat untuk Investment, yang mampu menjadi pengelola kawasan yang profesional,  mampu menyediakan jaringan antar elemen, mampu menyediakan konsultasi teknis pemasaran dan keuangan, mampu menjadi penyedia pelatihan dan pemagangan, menyediakan sertifikasi, dan mengelola wilayah yang independent secara finansial dalam jangka panjang. Investasi diperlukan mulai dari calon wirausaha baru (embrio/start-up/ventura), perusahaan atau divisi research and development. Celia diharapkan menciptakan daya saing perguruan tinggi secara progresif, inklusif dan berkelanjutan. (*)

 

 

sumber unipasby.ac.id