Gelar Vaksin 1000 Dosis, Adi Buana Fasilitasi Masyarakat Sekitar Kampus

Surabaya – Sejak pukul 7.30 WIB, depan lapangan GOR Hasta Brata sudah dipenuhi masyarakat dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Tepatnya Kamis (7/10) hari ini, kesempatan yang dinantikan masyarakat di wilayah Gayungan benar-benar terwujud, untuk bisa mendapatkan pelayanan vaksin dengan baik. Seribu dosis, jumlah vaksin yang diberikan Rumah Sakit TNI AD Bhirawa Bhakti Malang kepada Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, untuk disalurkan kepada mahasiswa, dosen dan karyawan serta masyarakat umum.

 

Vaksin AstraZeneca sejumlah 700 dosis dan vaksin Sinovac sejumlah 300 dosis. Berdasarkan kutipan health.detik.com bahwa vaksin Sinovac menggunakan inactivated virus atau virus utuh yang sudah dimatikan. Vaksin AstraZeneca tidak mengandung virus Corona yang dimatikan. Namun, vaksin ini menggunakan vektor adenovirus simpanse, kemudian dimodifikasi secara genetik untuk memicu respons imun (viral vector).

Delapan tenaga medis yang didatangkan dari Rumah Sakit TNI AD Bhirawa Bhakti Malang, dibantu dengan puluhan tenaga medis dari Klinik Husada Buana Surabaya, sejak pagi sudah melayani masyarakat dengan cepat. Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Rektor dan Ketua PPLP PT PGRI Surabaya selaku Badan Penyelenggara Universitas PGRI Adi Buana Surabaya.

“Kampus Adi Buana, adalah kampus Semangat PAGI, yang memiliki semboyan untuk Peduli, Amanah, Gigih dan Inovatif, maka ini adalah tindakan kepedulian untuk menyelamatkan anak bangsa sebagai wujud kemanusiaan” tegas Rektor Subandowo.

Rektor juga menyampaikan bahwa Adi Buana berupaya semaksimal mungkin untuk membantu memulihkan keadaan bangsa ini untuk segera normal kembali, dengan cara apapun. Salah satu tindakan nyata universitas ini, adalah dengan kerjasama dengan Rumah Sakit yang ada di kota Malang. Masyarakat juga merasa senang dengan pelayanan yang sangat tertib, di tempat yang sangat luas dan teduh. “Terima kasih Adi Buana, sudah di vaksin dan pulangnya di beri Snack serta minuman” terang Mardiani warga Dukuh Menanggal Gg. 7/16 Surabaya. (*)