Pembukaan PKKMB 2021, Dua Menteri dan Puteri Wakil Presiden RI Ikut Berpartisipasi

Surabaya – Tari Semangat PAGI khas Universitas PGRI Adi Buana bergema di GOR Hasta Brata, mengiringi pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB Tahun 2021). Tepatnya hari Selasa (22/9) tonggak sejarah tercatatnya mahasiswa angkatan 2021 untuk pertama kali melihat kampus semangat pagi. PKKMB yang dulu sering disebut masa orientasi, tahun ini benar-benar di support oleh banyak pejabat setingkat Nasional dan daerah provinsi Jawa Timur.

Dua menteri yang mengisi acara pada PKKMB tahun ini, Menteri Nadiem Anwar Makarim selaku Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi memberikan pencerahan kepada seluruh mahasiswa tentang peran dan pentingnya pengenalan kehidupan kampus. Menteri Yaqut Cholil Qoumus selaku Menteri Agama Republik Indonesia secara khusus memberikan kuliah umum pada mahasiswa baru Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. “Adi buana dengan Semangat PAGI-nya telah memenuhi empat unsur dalam pendidikan karakter, yaitu ; Olah Rasa, Olah Hati, Olah Pikir, Olah Raga” terang Gus Yaqut.

Puteri Wakil Presiden Republik Indonesia, Dr. Hj. Siti Nur Azizah Ma’ruf Amin memberikan ucapan selamat atas terlaksananya PKKMB tahun 2021 secara langsung dari Bandara Internasional Juanda Surabaya. Di hadapan Rektor beliau menyampaikan “Mahasiswa tidak salah pilih, kampus yang baru saja memenangkan event Liga Kampus Favorit di JawaTimur, merupakan benar-benar kampus terbaik di Jawa Timur Khususnya Surabaya, Sekali lagi selamat.”

Hadir pula dalam mengisi acara PKKMB,  ketua Pengurus Besar PGRI, ibu Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M Pd. Selanjutnya dari Provinsi Jawa Timur yang hadir ditempat GOR Hasta Brata yaitu kepala LLDIKTI Wilayah VII, Prof. Dr. Ir. Soeprapto, DEA dan memberikan materi sekitar 30 menit dihadapan 15 mahasiswa yang mewakili rekan-rekannya sebanyak 1700 ikut Daring dari rumah.

Penguatan terhadap mahasiswa juga diberikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Komjen Pol. Dr. Boy Rafly Amar, MH dengan materi Pencegahan dan Penanggulangan Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme. Materi juga diberikan dari Direktur Bela Negara Direktorat Jendral Potensi Pertahanan, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Brigadir Jendral TNI Jubei Levianto, S.Sos., MM membahas secara  detail Kehidupan Bebangsa dan Bernegara (Tinjauan dari Perspektif Bela Negara).

Prof. Soeprapto mengatakan dalam wawancara khusus kami bahwa “Adi buana sangat luar biasa, dalam kondisi Pandemi, kampus yang lain turun perolehan mahasiswanya, kampus ini malah bisa naik dua ratusan mahasiswa dari tahun kemarin” Kepercayaan masyarakat pada kampus yang saat ini berusia 50 tahun, harus tetap dijaga. “Saya titip kepada para stakeholder kampus ini, 30 persen anak bangsa yang baru bisa mengenyam pendidikan tinggi, mohon di didik secara baik, supaya kita bisa mencapai Negara Besar di tahun 2045, dari para calon pemimpin yang dititipkan pada Adi Buana” pesan Kepala LLDIKTI VII Jawa Timur ini penuh harap. (*)